5 Hal yang Harus Disiapkan Sebelum Melancong ke Italy!

Perjalanan saya ke Italy ini bisa dibilang adalah perjalanan serba mandiri. Semua diurus sendiri. Mulai dari visa, tiket pesawat, penginapan, destination dan hal-hal lainnya. Apa aja yang harus disiapin? Well, saya bakal coba share mengenai persiapan trip saya ke Italy kemarin.

Pertama-tama saya membuat itinerary kasar mengenai trip saya ke Italy ini. Masih kasar banget lah. Tujuan saya sih buat ngitung budget yang dibutuhin. Gak cuma 1 plan aja tapi sampai 3-5 plan. Maksud hati mah cari yang paling pas sama budget dan masih rasional. Setelah itinerary kasar jadi, saya mulai menyiapkan hal-hal lainnya.

  • PENGINAPAN
Saya mulai mencari penginapan yang masih masuk dalam "kantong". Karena di awal-awal trip saya gak sendirian ke Italy-nya jadi saya book penginapan dll bersama rekan saya lainnya. Kami memilih penginapan dengan low-budget. Sangat susah mencari penginapan dengan budget dibawah 20 Euro/night. Alhamdulillah kami mendapatkan penginapan dengan rate 20-an Euro/night selama di Turin dan 30-40 Euro selama di Venice. Kalau kita memilih apartemen, akan sangat menghemat budget selama disana.

  • VISA SCHENGEN
Ini nih salah satu hal paling krusial untuk bisa masuk ke negara Italy. Kita harus punya visa schengen. Dengan visa schengen ini kita bisa masuk ke negara-negara yang tergabung dengan Uni Eropa dan beberapa negara bukan UE .

Saya membuat visa schengen dari kedubes Itali karena tujuan utama negara saya di Eropa adalah Itali. Dalam prosesnya, Kedubes Itali sudah menunjuk Vfs Global sebagai pelaksana pembuatan visa. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.
1. Mengisi formulir yang bisa diunduh  http://www.vfsglobal.com/italy/indonesia/Bahasa/index.html Kalau kita kesusahan dalam mengisi kosongkan saja bagian yang kita kurang paham, nanti diisi pas menyerahkan berkas-berkas.
2. Foto 2 lembar berukuran 3.5 x 4.5 cm sesuai standar ICAO dengan latar belakang berwarna putih. Saya terpaksa mengulang poto karena kata mereka kening saya masih kurang terlihat. Saya-pun mengulang foto di Vfs Global langsung dengan biaya 45000 rupiah. 
3. Menyiapkan rekening koran yang harus ada cap/ttd dari pihak bank dan surat rekomendasi dari Bank tempat kita menabung (Persiapkan saja saldo di rekening minimal 50 juta rupiah, memang tidak ada peraturan tertulis mengenai jumlahnya, tetapi dari hasil review pengalaman orang lain, rata rata mereka menyiapkan saldo dengan jumlah tsb. Ada yang bilang jangan sampai ada saldo dadakan masuk ke dalam rekening, namun selama 3 hari berturut turut orang tua saya men-transfer sejumlah uang ke rekening saya untuk menutupi saldo tersebut. Saya udah waswas sih di bagian ini, untuk jaga-jaga saya-pun sudah membuat surat keterangan dari orangtua dengan tanda tangan di atas materia kalau-kalau mereka menanyakan saldo dadakan ini.) Tapi alhamdulillah lancar.
4. Paspor dan fotokopi bagian biodata paspor.
5. Surat sponsor dari kantor tempat kita kerja. Surat sponsor ini menjelaskan bahwa kita akan berkunjung ke negara xx dari dan sampai tanggal berapa, dan menerangkan bahwa kita akan kembali sesuai rencana yang kita buat sebelumnya. 
6. Reservasi tiket pesawat dan penginapan selama di negara tsb. Untuk tiket pesawat, saya memesan melalui travel agen, sementara penginapan dll saya mencari sendiri melalui beberapa website seperti booking(dot)com, dll. Supaya tidak menimbulkan pertanyaan, disarankan untuk reservasi penginapan harus urut sesuai banyaknya hari kita di sana. Jadi misal hari 1-2 kita menginap di hotel A, hari 2-7 di hotel B, dst sampai tanggal kepulangan. Nama pemesan baik pesawat maupun penginapan harus sama dengan paspor.
7. Kalau dateng ke sana karena undangan, bisa membawa fotokopi undangan.
8. Travel Insurance . Saya menggunakan Travel Insurance Zurich Gold. 
9. Bawa aja fotokopi dan dokumen asli dari Kartu Keluarga, KTP, Akta Kelahiran. *buat jaga-jaga. 
10. Untuk informasi lebih detail bisa dilihat di http://www.vfsglobal.com/italy/indonesia/Bahasa/official_invitation.html

Sambil menyiapkan berkas, saya membuat janji dengan Vfs. Rata-rata dari kita membuat janji sampai hari penyerahan berkas sekitar 7 hari. Jadi setelah membuat janji, saya melengkapi berkas-berkas yang saya rasa masih kurang. 

Di Hari H, datanglah sesuai jam yang telah dijanjikan. Waktu saya sampai di dalam, antrian sudah lumayan banyak dan ada beberapa nomor antrian yang 1 nomor antrian bisa sampai 5-6 dokumen yang diserahkan (biasanya yang dari travel agen/group). Jadi ya sabar-sabar aja menunggu antrian. Bawa aja buku biar bisa menghabiskan waktu, soalnya kita gak boleh mengaktifkan handphone selama di dalam ruangan. Kalau berkas kita lengkap, dijamin bakal lancar dan cepat :). Tinggal berdoa saja berkas kita lolos di Embassy karena yang berhak menerima/menolak adalah pihak embassy.

  • TIKET PESAWAT
Sangat disarankan memesan tiket jauh-jauh hari. Kemarin saya membeli tiket sekitar 3 minggu sebelum berangkat. Setelah mendapatkan kepastian tentang visa schengen langsung cari-cari tiket pesawat lagi melalui beberapa website, saya membandingkan harga melalui skyscanner dan ebookers (untuk multiply). Setelah mendapat harga yang sesuai, saya segera memberikan itinerary saya ke travel agen - cari sana cari sini - dan yapp tiket pesawat di tangan. Alhamdulillah. KLM - Air France.

  • TIKET KERETA
Untuk menjangkau beberapa destination, saya memilih menggunakan kereta. Untuk jadwal bisa dilihat dari trenitalia.it . Dan transportasi harian saya memilih menggunakan kendaraan umum seperti metro, bus, dan tram (untuk public transportation di Torino bisa dilihat di http://www.gtt.to.it/ ). Saya memilih menggunakan tiket mingguan (12 Euro/1 week , berlaku untuk semua jenis public transportation di Torino dan Tiket Harian sebesar 4.5 Euro/ 1 day di Milan).

  • NEW ITINERARY 
Makin mendekati hari H, itinerary yang jadi semakin mendetail. Ya memang sih waktu pelaksanaannya gak pas banget sama itin, banyak hal-hal di luar rencana yang malah bikin perjalanan saya tambah seru, tapi setidaknya saya udah punya pegangan mau ngapain aja disana :D

Rencanakan perjalanan kalian sendiri! Dijamin seru :)

Itinerary yang udah saya buat

Share:

0 komentar